Editor: Staf Redaksi Lagihot
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature menemukan bahwa sel-sel otak tikus mampu memprediksi pengalaman masa depan saat tidur. Peneliti dari Rice University mengamati aktivitas sel-sel otak tikus ketika mereka dihadapkan pada lingkungan baru, lalu dibiarkan tidur. Saat tidur, sel-sel otak tikus menunjukkan pola aktivitas yang mencerminkan pengalaman sebelumnya di lingkungan baru tersebut.
Lebih mengejutkan lagi, pola aktivitas sel otak saat tidur tersebut juga mencerminkan pengalaman yang akan datang ketika tikus dihadapkan kembali pada lingkungan yang sama. Seolah-olah otak tikus sedang "berlatih" untuk menghadapi pengalaman masa depan saat mereka tidur.
Temuan ini mendukung gagasan bahwa tidur membantu kita membentuk memori dan mempersiapkan diri untuk tantangan berikutnya. Meskipun penelitian ini dilakukan pada tikus, kemungkinan proses serupa juga terjadi pada otak manusia saat tidur.
Selain itu, saat manusia mengalami tidur REM, talamus mengirimkan gambar, suara, dan sensasi lain yang memenuhi mimpi kita. Neurotransmiter asetilkolin juga muncul untuk membantu otak menyimpan informasi baru. Belajar sebelum tidur dapat membantu mengingat banyak hal keesokan harinya.
Jadi, saat kita tidur, otak kita tidak hanya mengistirahatkan tubuh, tetapi juga memproses informasi baru dan bersiap menghadapi pengalaman masa depan. Tidur berkualitas sangat penting untuk menjaga fungsi otak yang sehat.
Berdasarkan hasil penelitian yang dikutip dalam sumber-sumber tersebut, otak kita mampu memprediksi masa depan saat kita tidur melalui mekanisme berikut:
Aktivitas Sel Otak Saat Tidur
Sebuah penelitian pada tikus yang diterbitkan di jurnal Nature menemukan bahwa sel-sel otak tikus menunjukkan pola aktivitas saat tidur yang mencerminkan pengalaman sebelumnya di lingkungan baru. Yang mengejutkan, pola aktivitas sel otak saat tidur itu juga mencerminkan pengalaman yang akan datang ketika tikus dihadapkan kembali pada lingkungan yang sama. Seolah-olah otak tikus sedang "berlatih" untuk menghadapi pengalaman masa depan selama tidur.
Proses Pembentukan Memori
Temuan ini mendukung gagasan bahwa tidur membantu membentuk memori dan mempersiapkan diri untuk tantangan berikutnya. Saat manusia mengalami tidur REM, talamus mengirimkan informasi sensorik yang memenuhi mimpi kita, sementara neurotransmiter asetilkolin muncul untuk membantu menyimpan informasi baru. Belajar sebelum tidur dapat membantu mengingat banyak hal di kemudian hari.
Fungsi Prediktif Otak
Meskipun penelitian tersebut dilakukan pada tikus, kemungkinan proses serupa juga terjadi pada otak manusia saat tidur. Fakta bahwa otak bisa memprediksi masa depan juga didukung oleh temuan lain yang menyebutkan fungsi prediktif otak berkaitan dengan sistem dopamin di otak tengah (midbrain).
Jadi, saat kita tidur, otak kita tidak hanya mengistirahatkan tubuh, tetapi juga memproses informasi baru dan bersiap menghadapi pengalaman masa depan dengan memprediksinya melalui aktivitas sel-sel otak dan proses pembentukan memori.
Diolah dari berbagai sumber, melalui Percakapan AI atau ChatBot perplexity.ai