By: Staf Redaksi Lagihot
Pesawat listrik eVTOL atau yang dikenal dengan mobil terbang atau taksi terbang diproduksi secara global dari Cina, Amerika Serikat, hingga negara-negara Eropa. Semua pesawat ini listrik dan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Kemampuan untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal memungkinkan eVTOL untuk beroperasi di area yang sulit dijangkau oleh kendaraan darat konvensional. Mereka dapat terbang langsung dari titik ke titik, melewati rintangan darat seperti kemacetan lalu lintas atau jalan rusak.
Dengan menghindari kemacetan lalu lintas dan rute darat yang panjang, eVTOL dapat menghemat waktu perjalanan yang signifikan, membuatnya sangat berguna dalam situasi darurat atau untuk perjalanan bisnis yang cepat.
Karena kemampuan untuk mendarat dan lepas landas di area yang relatif kecil, eVTOL dapat diakses di berbagai lingkungan perkotaan dan pedesaan. Ini meningkatkan fleksibilitas dalam pengaturan rute perjalanan.
Banyak eVTOL yang dirancang untuk menggunakan tenaga listrik, yang mengurangi emisi gas buang dan dampak lingkungan negatif lainnya dibandingkan dengan kendaraan konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil.
Dengan integrasi yang tepat ke dalam sistem transportasi yang sudah ada, eVTOL memiliki potensi untuk menjadi bagian dari sistem transportasi terpadu yang mencakup kendaraan darat, kereta, dan moda transportasi lainnya. Ini dapat membantu dalam mengatasi tantangan mobilitas perkotaan.
Namun, penting untuk dicatat bahwa meskipun eVTOL memiliki potensi yang menarik, masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi, termasuk masalah regulasi, infrastruktur pendukung, keamanan udara, dan biaya produksi yang tinggi.
Ngarto Februana/Berbagai Sumber